Selamat datang ke MRII Bern.

Kami senang atas kunjungan anda ke website kami. Kami berharap Saudara mendapatkan informasi yang diperlukan dan semoga artikel-artikel yang dimuat dapat menjadi berkat juga. Terlebih lagi, kami berharap bisa bersekutu bersama dengan Saudara di Kebaktian Minggu.

Apa/Siapa MRII Bern


Ringkasan PA 7 Maret 2009

Kejadian 1:1-2

Pengantar Textual Kitab Kejadian:
Kitab Kejadian mempunyai nama asli Bereshit (in the Begining). Kitab ini mengisahkan tentang awal mula segala sesuatu. Kitab ini terbagi menjadi 11 bagian oleh 10 Silsilah:

Bagian I
1. Penciptaan Langit dan Bumi (1:1–2:3)
2. Kisah mengenai Manusia mula-mula di bumi (2:4–4:26)
3. Kisah Keturunan Adam (5:1–6:8)
4. Kisah Nuh (6:9–9:29)
5. Kisah anak-anak Nuh: Sem, Ham, and Yafet (10:1–11:9)
6. Kisah Keturunan Sem (11:10–26)
Bagian II
7. Kisah Keturunan Terah: Abraham (11:27–25:11)
8. Kisah Ismael (25:12–18)
9. Kisah keturunan Ishak: Jacob (25:19–35:29)
10. Kisah Esau and Keluarganya (36:1–37:1)
11. Kisah Jakob: Joseph (37:2–50:26)

Kitab ini ditulis oleh Musa kemungkinan pada masa awal pelayanannya (dari menghadap Firaun hingga keluarnya orang Israel dari Mesir dan tiba di kaki Gunung Horeb untuk menerima Taurat).

Tujuan utama penulisan adalah:
Memperkenalkan TUHAN yang menyelamatkan mereka.
Menjelaskan awal mula dari semua yang ada, awal mula dari bangsa Israel dan latarbelakang penyelamatan mereka.

Kejadian 1:1-2
Kejadian 1:1
Pada mulanya... (dalam suatu permulaan – menunjukkan bahwa sebelumnya tidak ada yang lebih mula). Allah menciptakan. Elohim (Allah yang berkuasa) menciptakan tanpa materi sebelumnya (ex nihilo). Langit dan Bumi (dan segala isinya) – Majas Merismus.

Bagian ini menunjukkan bahwa alam semesta merupakan suatu ciptaan yang contingent. Ada keberadaan lain yang lebih mutlak, dimana alam ini bergantung. Maka alam ini mempunyai tujuan dan merupakan penyataan dari sang Pencipta. Ini adalah cara pandang dunia Alkitab yang berbeda dengan cara pandang dunia modern. Dimana cara pandang dunia modern bukan hanya ateistik dan materialistik melainkan juga sempit, miskin, dan reduktif.

Kejadian 1:2
Bumi belum berbentuk dan kosong (chaos), gelap gulita. Gambaran ini menekankan bahwa penciptaan adalah tindakan menuju kepada tatanan. Dosa dan pengrusakan merupakan tindakan anti creation.

(Ev. Steve Hendra)